Dalam perjalanan finansial seseorang, angka yang paling menentukan akses terhadap permodalan bukanlah saldo tabungan, melainkan peringkat reputasi keuangan atau yang sering disebut skor kredit. Banyak orang merasa tertekan ketika mengetahui skor mereka rendah, terutama saat sedang berencana mengajukan pinjaman penting. Namun, memperbaiki catatan finansial sebenarnya bisa dilakukan dengan metode yang tenang dan terukur. Mengadopsi prinsip keuangan sehat yang terinspirasi dari filosofi yoga dapat membantu Anda menjalani proses ini dengan lebih jernih, disiplin, dan yang terpenting, tanpa rasa cemas yang berlebihan.
Filosofi yoga mengajarkan kita tentang kesadaran penuh (mindfulness) terhadap kondisi tubuh. Dalam konteks ekonomi, ini berarti Anda harus memiliki kesadaran penuh terhadap setiap rupiah yang keluar dan masuk. Langkah awal untuk naikkan skor kredit adalah dengan melakukan audit terhadap laporan keuangan Anda sendiri. Periksalah apakah ada kesalahan pencatatan oleh bank atau ada tagihan kecil yang terlupakan. Sering kali, skor yang rendah disebabkan oleh kelalaian administratif sederhana. Dengan mengidentifikasi masalah secara tenang, Anda bisa mulai menyusun rencana perbaikan tanpa harus merasa kewalahan oleh besarnya angka-angka yang tertera.
Salah satu kunci utama dalam meningkatkan reputasi keuangan adalah konsistensi, yang dalam dunia yoga disebut sebagai Abhyasa atau latihan yang terus-menerus. Membayar tagihan tepat waktu, meskipun hanya jumlah minimum (walaupun sangat disarankan membayar penuh), adalah bentuk latihan disiplin yang akan sangat dihargai oleh sistem penilaian kredit. Keterlambatan pembayaran adalah noda yang paling sulit dihapus dalam laporan Anda. Oleh karena itu, gunakan bantuan teknologi seperti debet otomatis atau pengingat di ponsel agar Anda tetap dalam jalur yang benar. Ketepatan waktu menunjukkan bahwa Anda adalah individu yang stabil dan dapat diandalkan oleh lembaga keuangan.
Selain ketepatan waktu, rasio penggunaan limit kredit juga memegang peranan penting. Jika Anda memiliki limit sepuluh juta rupiah, usahakan untuk tidak menggunakan lebih dari tiga juta rupiah secara bersamaan. Menggunakan limit hingga batas maksimal secara terus-menerus memberikan kesan bahwa Anda sedang mengalami kesulitan keuangan, yang secara otomatis akan menurunkan skor Anda. Di sinilah rahasia yoga tentang pengendalian diri berperan. Anda harus mampu menahan diri dari godaan belanja yang melampaui kapasitas ideal penggunaan kartu Anda. Fleksibilitas limit yang tetap lapang mencerminkan kesehatan finansial yang prima.
Strategi lain yang jarang diketahui adalah menjaga usia akun kredit Anda. Sama seperti seorang praktisi yoga yang semakin mahir seiring bertambahnya usia latihan, akun kredit yang sudah lama aktif memberikan bukti sejarah yang lebih kuat bagi bank. Jangan terburu-buru menutup kartu kredit lama yang jarang digunakan jika kartu tersebut tidak memiliki biaya tahunan. Keberadaan akun lama yang bersih dari masalah memberikan kedalaman pada profil Anda. Biarkan akun tersebut “bernapas” dan tetap aktif dengan transaksi kecil sesekali agar sistem tetap melihat Anda sebagai nasabah yang aktif dan berpengalaman.
Hindari melakukan banyak pengajuan pinjaman baru dalam waktu yang berdekatan. Setiap kali Anda mengajukan kredit, bank akan melakukan pengecekan mendalam yang bisa sedikit menurunkan skor Anda untuk sementara. Jika Anda melakukan banyak pengajuan sekaligus, Anda akan terlihat seperti seseorang yang sedang “haus” akan hutang, yang merupakan sinyal merah bagi analis kredit. Lakukan langkah-langkah finansial dengan tenang dan berjarak, beri waktu bagi skor Anda untuk pulih dan merespons setiap perbaikan yang Anda lakukan secara bertahap.